Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

5 Sumber Utama untuk Mendapatkan Modal

Di artikel ini kami akan bahas mengenai 5 Sumber Utama untuk Mendapatkan Modal. Mencari modal bisa dibilang mudah-mudah susah. Tidak perlu risau, ketika ini tersedia pelbagai peluang usaha yang hanya membutuhkan modal 1 – 5 jutaan. Dengan modal permulaan minim pun Anda konsisten bisa mengawali usaha.

5 Sumber Utama untuk Mendapatkan Modal
pixabay.com

Pertama-tama, Anda bisa mulai menghitung berapa jumlah kekayaan Anda. Anda juga bisa mencoba jalanan investasi. Tak usah berpikir investasi besar, Anda dapat mengumpulkan orang-orang terdekat Anda dan paparkan mengenai bisnis yang Anda jalankan. Siapa tau mereka berharap menyumbang modal awal. Tentu saja dengan adanya kesepakatan di awal mengenai pembagian keuntungan dan metode kepemilikan usaha.

5 Sumber Utama untuk Mendapatkan Modal

Berikut ini beberapa opsi untuk mendapatkan modal permulaan.

1. Menggadaikan harta ke pegadaian

Jika Anda memiliki harta yang bernilai tinggi, seperti emas atau barang-barang elektronik, Anda mungkin bisa menggadaikannya ke pegadaian untuk mendapatkan uang tunai. Metode ini cukup tepat sasaran dalam menerima dana secara mudah dan kencang. Apalagi bila Anda termasuk variasi orang yang ogah berhutang.

2. Kredit Bank

Sejumlah bank mempunyai kredit khususyang diberi nama kredit usaha atau kredit modal kerja. Untuk memperoleh kredit usaha, memang susah-sulit gampang. Sulit sebab prosedurnya cukup ketat. Maklum, bank berharap uang mereka aman dan terus diputar.

Tak heran banyak prasyarat dan dokumen yang semestinya dilengkapi. Mulai dari dokumen pribadi sampai surat proposal usaha, dokumen jaminan, originalitas usaha, dan perizinan serta surat keterangan pembayaran pajak (SPT Tahunan).

Tetapi, jika Anda tahu prosedur pengajuan kredit yang ideal, bank akan dengan gampang memberikan kredit, terlebih untuk usaha. Sebagai catatan, kredit bisa diberi seandainya usaha Anda benar-benar telah berjalan lebih dari satu tahun. Sebagian bank bahkan dapat memberikan kredit setelah usaha Anda berjalan enam bulan.

Agar pengajuan kredit kita diterima, proposal permohonan yang kita rancang harus benar-benar terang. Peralatan data dalam proposal akan membikin pihak bank atau pemberi kredit yakin akan kesungguhan Anda dalam mengelola bisnis.

3. Meminjam ke Lembaga kecuali Bank

Anda juga bisa meminjam ke institusi kecuali bank. Coba Anda cari info sebanyak-banyaknya mengenai pinjaman ke lembaga kecuali bank di tempat Anda, seperti yayasan sosial, kelurahan, maupun koperasi simpan pinjam.

Lazimnya pada organisasi hal yang demikian metode pinjamannya adalah menurut bagi hasil, sehingga pembagian profit ataupun kerugian dikuasai secara proporsional. Untuk koperasi, persyaratannya tidak berbelit-belit. Cukup dengan menjadi anggota koperasi tersebut dan membayar simpanan patut dan sukarela. Meski adakalanya bunganya tinggi, pinjaman dapat segera di tangan.

Anda juga dapat memanfaatkan institusi keuangan lainnya. Dikala ini, tersedia layanan pembiayaan (finance) bagi kredit kendaraan bermotor, rumah tinggal, hingga barang-barang elektronik seperti laptop, komputer, kulkas, pun furniture.

Selama 10 tahun terakhir, keradaan perusahaan pembiayaan semakin dicari masyarakat. Hanya dengan menyetor sejumlah uang muka yang disepakati dan melampirkan prasyarat administratif, barang yang Anda inginkan bisa segera dibawa pulang.

Sistem pembayarannya tentu dengan metode mengredit setiap bulan. Tetapi Anda mesti hati-hati dengan proyeksi pembayaran Anda ke depan. Bobot bunga yang ditanggung untuk keterlambatan kreditan biasanya cukup tinggi. Seandainya Anda tidak melunasi cicilan, sesudah lewat bentang waktu tertentu karenanya barang yang Anda kredit akan diambil dan dilelang.

4. Pemasok / Penyalur

Orang atau perusahaan yang memasok dan menyalurkan barang ke daerah usaha Anda, di mana metode pembayarannya bisa dengan metode dikredit atau dengan cara kredit. Misalnya saja Anda membuka kios kelontong. Nah, barang-barang yang dipasarkan di kios Anda tersebut didapatkan melalui para supplier / distributor. Anda bisa melobi para distributor tersebut supaya menjualnya dengan sistem kredit. Metode ini untuk memudahkan Anda memutar uang.

5. Cara Kerjasama dengan Tak atau Seseorang yang Memberi Kepercayaan pada Anda

Tidak perlu berdaya upaya rumit, kerjasama tersebut dapat berupa uang atau fasilitas usaha yang lain seperti lokasi dan daerah usaha, mesin atau kelengkapan produksi, alat transportasi, dan lain-lain. Di sini fungsi dari pembentukan jaringan di permulaan. Komunikasikan inspirasi Anda dengan rekan-rekan sebelum memulai usaha, siapa tahu ada yang tertarik dan mempunyai dana berlebih tidak punya waktu luang untuk berwiraswasta.

Tapi supaya tidak ada situasi sulit di kemudian hari, Anda perlu mempertimbangkan perjanjian permulaan dengan kekerabatan bisnis Anda. Seumpama, sahabat Anda menanggung 60 persen modal permulaan, sementara Anda membayar 40 persen sisanya. Dari pembagian modal hal yang demikian, tentukan bagaimana sistem pembagian kerja ataupun pembagian untung. Akan lebih baik jikalau Anda melibatkan pihak ketiga sebagai saksi dan ada perjanjian tertulis. Saat ini, banyak persahabatan yang pupus karena bisnis yang tidak jujur.

Demikian informasi tentang 5 Sumber Utama untuk Mendapatkan Modal , kami harap postingan kali ini membantu Anda. Tolong artikel ini diviralkan biar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.


Posting Komentar untuk "5 Sumber Utama untuk Mendapatkan Modal"