Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kenali 7 Keuntungan Bisnis Domba Untuk Industri

Permintaan daging domba tidak akan pernah ada habisnya karena masyarakat Indonesia sangat menyukai daging ternak yang satu ini. Permintaan daging domba bahkan bisa sangat tinggi pada saat tertentu. 

Kenali 7 Keuntungan Bisnis Domba Untuk Industri

Menurut Badan Pusat Statistik, populasi domba di Indonesia hanya sekitar 17 juta ekor. Jumlah tersebut masih sangat kurang karena Indonesia masih saja mengimpor daging domba. 

Hal ini bisa menjadi peluang bagi anda yang ingin berbisnis ternak domba. Persaingan yang masih sedikit serta permintaan yang cukup tinggi bisa menjadi modal besar bagi anda untuk memulai bisnis ini.

Keuntungan Berbisnis Ternak Domba

Selain peluang yang masih terbuka lebar, ada keuntungan lain yang bisa membuat anda semakin yakin untuk memulai bisnis ternak domba. Berikut 7 keuntungan lainnya yang bisa anda dapatkan ketika bisnis domba untuk industri:

1. Domba Berkembang Biak Sangat Cepat

Domba merupakan salah satu hewan ternak yang berkembang biak dengan sangat cepat. Bahkan lebih cepat dari kambing atau sapi. Domba dapat hamil dan beranak sebanyak 3 kali dalam waktu 2 tahun.

Jika anda ingin mendapatkan keuntungan yang sangat besar dari bisnis ternak, beternak domba adalah jawabannya. Dengan ternak domba, anda dapat menghasilkan banyak sekali anakan ternak yang banyak dalam waktu yang relatif singkat.

Domba bahkan sangat cepat bisa dikawinkan lagi setelah melahirkan. Hewan yang satu ini sudah boleh dikawinkan lagi 2 bulan setelah melahirkan. Bandingkan dengan kambing yang harus menunggu waktu 7 bulan. 

Tidak hanya itu, anakan domba juga merupakan salah satu hewan ternak yang sangat mudah dikembangkan. Sebenarnya merawat anak domba tidak jauh berbeda dengan anak sapi.

2. Sangat Mudah Beradaptasi di Indonesia

Domba sebenarnya memiliki habitat asli di pergunungan atau dataran tinggi dengan suhu yang cukup dingin. Namun, hal itu tidak membuat domba yang tumbuh di Indonesia dengan iklim tropis jadi kesulitan untuk tumbuh.

Selain Indonesia memiliki beberapa daerah dataran tinggi, domba juga bisa beradaptasi dengan baik di beberapa daerah di Indonesia. Hal ini disebabkan oleh sistem tubuh domba yang dapat menahan haus saat berada di daerah yang tidak terlalu dingin. 

Sebuah penelitian mencatat kalau domba merupakan salah satu hewan ternak yang sangat mudah beradaptasi pada lingkungan yang baru. Anda tidak perlu ragu membeli domba hidup dari luar negeri. 

Domba akan beradaptasi dengan sistem pencarian makannya selama di lingkungan yang baru. Hal ini yang membuat domba dapat bertahan hidup di mana saja.

3. Perawatan yang Mudah

Merawat domba sangat mudah dibandingkan hewan ternak lainnya. Domba sangat suka berkelompok sehingga anda bisa mengaturnya sekaligus. Cara merawat domba juga sangat mudah.
Mandikan domba setidaknya seminggu sekali, rutin memotong bulunya, dan memotong kuku yang panjang membuat domba menjadi lebih sehat.

Bersihkan juga kandang domba seminggu sekali dan pastikan tidak ada kotoran yang tertinggal di dalam kandang. 

Merawat domba secara rutin sangat penting agar domba terhindar dari berbagai penyakit. Domba yang terserang penyakit akan membuat anda rugi karena biasanya kualitas dagingnya sudah sangat berkurang dan anda juga harus mengeluarkan biaya pengobatan.

Dengan perawatan yang rutin, penyakit pada domba sangat mudah dihindari. Anda hanya perlu melakukannya dengan konsisten. 

Memberikan pakan kepada domba juga sangat mudah. Anda dapat memberikan rumput hijau dan suplemen organik untuk domba. Hewan ternak yang satu ini membutuhkan pakan yang cukup banyak dalam seharinya, yaitu sekitar 10 kali dari berat badannya. 

4. Modal yang Kecil

Salah satu keuntungan memulai bisnis ternak domba adalah modal yang dibutuhkan pada awalnya sangat kecil. Domba hanya membutuhkan kandang kecil yang sederhana, tempat makan dan minum, peralatan membersihkan kandang, serta mesin mengolah pakannya.

Kandang yang sederhana dapat anda buat dengan harga di bawah 4 juta Rupiah, sedangkan tempat makan dan minum bisa dibeli dengan harga sekitar 200 ribu Rupiah. Sesuaikan tempat makan dan minum dengan jumlah domba yang anda miliki. 

Selain itu untuk perawatannya juga bisa diberikan sesuai, hal ini berkaitan dengan jumlah pakan domba yang diberikan nantinya.

Dengan modal terbatas, mungkin anda hanya perlu membeli dua induk domba betina dan jantan. Induk domba anda dapat beli dengan harga sekitar 2 juta hingga 3 juta Rupiah. 

Peralatan membersihkan kandang domba dapat anda beli dengan harga 250 ribu Rupiah. Terakhir, mesin mengolah pakan kambing biasanya dijual seharga 2,2 juta Rupiah.

Berikut rincian perhitungan modal awal yang harus anda keluarkan:

Item

Harga Satuan

Jumlah

Total

Induk Kambing

 IDR    3,000,000

2

 IDR    6,000,000

Kandang

 IDR    4,000,000

1

 IDR    4,000,000

Tempat Pakan & Minum

 IDR       200,000

2

 IDR       400,000

Peralatan Bersih Kandang

 IDR       250,000

1

 IDR       250,000

Mesin Pengolah Pakan

 IDR    2,200,000

1

 IDR    2,200,000

 

 

Modal Awal

 IDR 12,850,000

5. Sumber Protein Bagi Masyarakat Indonesia

Protein sangat penting bagi tubuh manusia karena memiliki fungsi untuk memulihkan sel tubuh yang rusak. Organisasi kesehatan dunia atau WHO menyarankan setiap orang mengonsumsi protein sekitar 1 kali berat badannya. 

Artinya, kalau anda memiliki badan sekitar 60 kg, anda harus memakan protein sebanyak 60 gram. Masyarakat Indonesia biasanya memakan ayam, sapi, atau ikan sebagai sumber protein. Namun, daging domba dapat menjadi pilihan lain yang anda tawarkan.

Peluang anda untuk memenuhi kebutuhan protein masyarakat Indonesia masih cukup besar. Terlebih lagi karena masyarakat Indonesia kekurangan protein. 

6. Membuka Lapangan Pekerjaan

Dengan memiliki bisnis kambing, anda juga membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar. Pada awal merintis bisnis kambing, mungkin anda tidak membutuhkan karyawan terlalu banyak. Namun, anda harus mulai memiliki tim yang mengerti proses merawat kambing ketika bisnis anda sudah semakin besar. 

Pengangguran di Indonesia terus meningkat setiap tahunnya karena beberapa kondisi. Dengan bisnis ternak domba yang anda miliki, anda juga dapat membantu banyak sekali masyarakat Indonesia yang kehilangan pekerjaannya.

7. Keuntungan yang Sangat Besar

Domba menjadi salah satu hewan ternak yang cukup jarang ada di Indonesia. Daging ternak juga memiliki harga yang cukup mahal, sekitar 150 ribu Rupiah untuk satu kilogram. Harga domba juga diprediksi naik setiap tahunnya. 

Data juga menunjukkan kalau penjualan domba selalu meningkat setiap tahunnya, terutama hari raya yang penting di Indonesia. 

Dengan modal yang sangat kecil, anda bisa membuat penjualan yang sangat menguntungkan bila dilihat dari data-data sebelumnya.

Itulah beberapa keuntungan yang akan membuat anda semakin bersemangat untuk memulai bisnis ternak domba. Selain mengetahui keuntungan di atas, anda juga harus mengetahui memilih induk domba yang berkualitas, cara membuat kandang yang bagus untuk domba, hingga melakukan perawatan dengan benar.

Setiap bisnis memiliki tantangan pada awalnya. Namun, anda bisa memiliki bisnis ternak domba yang besar dengan sikap pantang menyerah.

Posting Komentar untuk "Kenali 7 Keuntungan Bisnis Domba Untuk Industri"